ARTIKEL, NASIONAL & INTERNASIONAL

Keracunan Pada Program MBG; Operasi Mafia Agar Program Dianggap Gagal Lalu Anggaran Dikembalikan Pada Proyek Yang Hanya Bisa Dirasakan Oleh Segelintir Orang

Sandy Syafrudin Nina
Penulis lepas, yang melepaskan tulisan

 

Sampai dengan hari ini, saya masih percaya dengan kalimat Gus Dur, “Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia itu, ya, Prabowo.”

Hari ini, kita menyaksikan, negeri-negeri yang berada di wilayah 3T, mendapatkan kesempatan yang sama dengan negeri yang terletak pada kemewahan kota; anak-anak di negeri 3T mungkin dulu mereka sekadar berkhayal bagaimana rasanya sebuah daging ayam, karena keseharian mereka sekadar makan nasi garam saja sebelum ke sekolah, bahkan ada yang tak makan sama sekali.

Rasa syukur bagi anak-anak itu tak dinikmati seorang diri, ada anak yang membungkus makanan untuk dibawa pulang, karena ia ingin berbagi sebuah kesempatan kepada keluarganya; bahwa rasa daging ayam itu seperti ini.

Di tanggal 15 Oktober 2025 kemarin sahabat, data terbaru yang merasakan manfaat 35,4jt program MBG presiden Prabowo adalah angka yang besar...

Tapi kita masih punya tugas yang sama dengan pak presiden Prabowo, karena dari jumlah angka yang mendapat manfaat MBG, ada 11rb anak yang terdampak keracunan. Hal inilah yang perlu kita dorong kepada pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terutama pada SPPG yang bertugas.

Di Gorontalo sendiri, sempat viral MBG lauknya hanya ikan teri, masuk media, akhirnya di evaluasi, menunya diperbaiki. Itulah bentuk kerjasama kita sebagai rakyat dalam mendukung program ini.

Program ini sahabat, tak hanya menyisir kepada anak-anak untuk diberi makan. Tapi secara otomatis Pak Presiden membangun tempat di mana para petani tak harus takut saat panen tiba. Beberapa bulan lalu, kita dihadapkan petani tomat harus membuang sebagian besar hasil panennya karena harga rusak, dan pasar tak tersedia; MBG menjadi jawaban untuk para petani.

Saya menulis sedikit tajam soal kasus keracunan MBG yang tidak menyeluruh; ada oprasi mafia agar program ini dianggap gagal dan anggaran dikembalikan di pos-pos tertentu yang hanya bisa dimainkan oleh kontraktor-kontraktor besar; kontraktor infrastruktur.

Saat ini, para elit banyak yang tiarap, tak bisa menggarap proyek, sebab anggaran banyak yang dialihkan untuk MBG. Sederhananya sahabat, jika ada Proyek infrastruktur sejumlah 20-100M, proyek infrastruktur itu hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang, lebih parah lagi proyek itu kalau dikorupsi.

Berbeda dengan MBG, memang biaya untuk satu dapur MBG tak tanggung-tanggung, tapi uang itu dikembalikan kepada rakyat, kepada petani.

Kita misalkan saja, satu dapur MBG, katakan butuh 100jt per bulan. 100jt per bulan ini diapakan?

Pertama, dipakai gaji kariyawan. Kedua dipakai untuk beli beras, tomat, sayur, ikan, cabai, yang semua jualan ini adanya pada petani, nelayan, dan pedagang. Uang 100jt per bulan, diputar kepada rakyat.

Maka pendapat saya secara pribadi melihat dari angle berbeda, kalau alasan sebagian orang keracunan karena ada anak tidak terbiasa makan pagi, ada anak tidak terbiasa makan daging, minum susu. Saya punya hipotesa sendiri; keracunan MBG ada oprasi mafia agar program dianggap gagal dan pos-pos anggaran besar di kembalikan sehingga uang tak berputar kepada rakyat.

Sebab itu, alih-alih bersuara menghentikan MBG, saya memilih untuk bersuara meng-evaluasi dapur MBG yang bermasalah, dan meningkatkan pengawasan kita sebagai rakyat di tiap dapur MBG.

WhatsApp   
NNT
157

LAINNYA

View All
SISI LAIN
View All
Arah Angin Golkar Kabgor: Kalkulasi Suara, Pleno Penentu, dan Bayang-Bayang Aklamasi di Musda XI

POLITIK 09 Desember 2025

GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...


Selengkapnya...
NNT
111
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Follow Us
VIDEO
View All

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

VIDEO 19 November 2025
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?

Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved. By

Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved. By