GoKLIK – Gorontalo. Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Djalaluddin Gorontalo bekerja sama dengan Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Gorontalo menggelar Pelatihan Table Top dan Convergence Exercise (Perancangan penanganan keamanan terkoordinasi dan Simulasi cipta kondisi), Kamis siang (17/12/2025) usai Upacara Apel Gelar Pasukan dan Pencanangan Posko Layanan Bandar Udara Perayaan Natal dan Tahun Baru . Kegiatan ini difokuskan untuk memastikan keamanan layanan Bandar Udara Djalaluddin terstandarisasi dan siap menghadapi segala potensi ancaman. Pelatihan ini memadukan kemampuan dalam membangun skenario penanganan dan simulasi, dengan menggelar cipta kondisi seolah-olah kejadian nyata tengah berlangsung. Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Joko Harjani, ST., M.Si, membuka kegiatan dengan memerankan peragaan kondisi tersebut, memberikan pengalaman nyata kepada peserta dalam menilai, merespons, dan mengelola situasi darurat. Skenario yang diterapkan meliputi penanganan keadaan darurat keamanan, kesiapsiagaan personel, serta latihan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi gangguan layanan yang dapat mengancam keselamatan operasional bandara. Setiap skenario dirancang untuk menguji pengambilan keputusan cepat dan implementasi tindakan di lapangan.
Tak tanggung tanggung gelar latihan tersebut juga mensimulasikan kondisi lapangan saat potensi kejadian darurat keamanan terjadi, dimana para aktor pemeran simulan yang terdiri atas massa perusuh, sandra, petugas anti teror dan huru hara, serta kondisi konflik yang suruh hingga di aksi pembakaran mobil pengunjung pun benar benar terjadi secara kasat mata dan nyata didepan para awak media dan pengunjung. Hal tersebut sebagai bentuk pelatihan yang didorong benar benar pada kondisi yang kemungkinan berpotensi terjadi.
Kepala UPBU Djalaluddin Gorontalo menegaskan bahwa latihan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel mampu bergerak cepat dan tepat dalam menjaga keamanan bandar udara, terutama mengantisipasi gangguan pada objek vital layanan publik. “Pelatihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi untuk melatih keterampilan nyata dan kesiapsiagaan semua pihak,” ujarnya.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menekankan pentingnya latihan gabungan semacam Table Top dan Convergence Exercise sebagai alat ukur kesiapsiagaan komite keamanan dan efektivitas prosedur yang ada di lapangan.
Tujuan utama dari kegiatan ini, menurut Kepala Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo Joko Harjani, ST, M.S.i, adalah untuk menguji kesiapsiagaan komite keamanan, menjaga dan memastikan kondisi keamanan tetap terjaga, serta melatih kemampuan koordinasi antarinstansi agar respons terhadap insiden bisa dilakukan cepat, lancar, dan tepat sasaran.
Kabndara Djalaluddin Joko Harjani juga berharap seluruh personel yang mengikuti pelatihan dapat memahami pentingnya peran masing-masing, serta mampu bergerak terkoordinasi bersama menjaga keamanan bandar udara dari potensi gangguan.
“Kami ingin semua pihak memahami penuh bahwa keamanan bandara adalah tanggung jawab kolektif, dan setiap gerakan di lapangan harus terkoordinasi dengan baik demi keselamatan dan kenyamanan layanan publik,” pungkasnya.
WhatsApp
facebook
POLITIK 09 Desember 2025
GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 