GoKLIK - LIMBOTO.| Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur memimpin rapat Forum Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo yang berlangsung pada Jumat siang, 6 Maret 2026. Pertemuan yang digelar di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo itu membahas sejumlah agenda strategis terkait penataan ruang daerah, khususnya rencana pembangunan sekolah rakyat serta pemanfaatan kawasan wisata Pentadio Resort.
Pantauan awak media, rapat tersebut dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Forum Penataan Ruang Kabupaten Gorontalo. Di antaranya Kepala Dinas PUPR Risman Umar, Kepala Dinas Sosial Afriyanti Katili, Kepala Dinas Pertanian Darwan Usman, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Rachmat Mohamad. Sejumlah kepala bidang dari OPD teknis lainnya juga turut hadir dalam forum pembahasan tersebut.
Median merangkuman, rapat lebih banyak memfokuskan pembahasan pada dua objek kajian pemerintah daerah. Pertama menyangkut penataan ruang dalam rangka rencana pembangunan sekolah rakyat yang diusulkan berlokasi di Desa Gandaria, Kecamatan Tolangohula. Kedua terkait pemanfaatan lahan objek wisata Pentadio Resort di Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru.
Forum turut mengkaji perbedaan kondisi data lapangan dengan dokumen tata ruang yang berlaku. Berdasarkan hasil overlay peta ruang dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang RTRW Kabupaten Gorontalo Tahun 2012–2032, lokasi usulan sekolah rakyat tersebut masuk dalam kawasan peruntukan permukiman. Namun dalam Keputusan Menteri Agraria Nomor 446.1/SK-PG.03.03/V/2024 tentang Luas Lahan Baku Sawah Nasional Tahun 2024, area yang sama tercatat sebagai kawasan lahan baku sawah.
Hal serupa juga terjadi pada kawasan wisata Pentadio Resort. Dalam Perda RTRW, kawasan tersebut masuk dalam kategori peruntukan pertanian lahan kering dan pariwisata. Sementara kondisi eksisting di lapangan menunjukkan bahwa lokasi tersebut telah berkembang sebagai kawasan wisata yang dikenal masyarakat sebagai Pentadio Resort.
Jalannya rapat berlangsung cukup dinamis. Sejumlah peserta forum menyoroti ketidakhadiran pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gorontalo yang sebelumnya telah diundang oleh pemerintah daerah dan forum penataan ruang. Kehadiran BPN dinilai penting guna memastikan sinkronisasi data serta mencari solusi konkret terhadap perbedaan data tata ruang yang muncul.
Meski pembahasan berlangsung cukup panjang, forum akhirnya memfokuskan langkah pada pemantapan dokumen dan kesiapan lahan untuk mendukung program sekolah rakyat. Usai rapat, Sekda Sugondo Makmur kepada media menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menggenjot kesiapan dokumen maupun fisik areal guna mendukung program strategis nasional pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di daerah yang diharapkan segera selesai dalam waktu yang dekat.
WhatsApp
facebook
POLITIK 09 Desember 2025
GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 