BERITA, PEMERINTAHAN

Kadis Perkim Kabgor Dorong Program BSPS Jadi Jalan Kemandirian Ekonomi Warga Kepada Menteri PKP Maruarar Sirait

GoKLIK — Gorontalo. | Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gorontalo, DR. Rahmat Pomalingo, menyampaikan gagasan strategis terkait integrasi bantuan perumahan dengan penerbitan sertifikat tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam agenda zoom meeting peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 Regional Sulawesi serta sosialisasi percepatan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto, oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, Jumat (29/5/2026).

‎Agenda yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut diikuti seluruh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman, termasuk satuan kerja perumahan dan kawasan permukiman se-Regional Sulawesi.

‎Untuk Provinsi Gorontalo sendiri, Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo dipilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program tahun 2026.

‎Di sela agenda tersebut, Kepala Dinas Rahmat Pomalingo menyampaikan gagasan agar program bantuan rumah swadaya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, namun juga diintegrasikan dengan fasilitasi pencetakan maupun penerbitan sertifikat tanah bagi penerima manfaat.



‎Menurutnya, konsep integrasi tersebut akan memberikan dampak jangka panjang terhadap penguatan ekonomi masyarakat penerima bantuan.

‎“Ketika rumah selesai dibangun atau direhabilitasi, penerima manfaat juga telah memiliki legalitas kepemilikan aset berupa tanah dan bangunan secara permanen. Ini bukan hanya soal tempat tinggal layak, tetapi juga penguatan nilai aset masyarakat,” ujar Rahmat.

‎Dirinya juga menjelaskan, keberadaan dokumen kepemilikan yang sah akan membuka akses masyarakat terhadap lembaga keuangan seperti perbankan maupun pembiayaan usaha.



‎Dengan demikian, penerima bantuan tidak hanya memperoleh rumah layak huni, tetapi juga memiliki peluang membangun usaha dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

‎Rahmat menegaskan, program bantuan pemerintah idealnya mampu mendorong masyarakat bertumbuh mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan sosial pemerintah.

‎“Harapannya, program ini benar-benar menjadi pintu kemandirian masyarakat. Bantuan rumah harus mampu melahirkan kekuatan ekonomi baru bagi keluarga penerima manfaat,” tambahnya.

‎Gagasan tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala Satuan Kerja Perumahan dan Permukiman Provinsi Gorontalo Elvira Manayo, ST yang hadir dalam agenda tersebut.

‎Pihak satker bahkan menyatakan akan mendorong lintas internal agar konsep integrasi bantuan perumahan dan legalitas aset tersebut dapat terkonsolidasi dan diadopsi kementerian maupun lembaga terkait secara nasional.

‎Langkah ini dinilai menjadi terobosan baru dalam pengembangan program perumahan rakyat yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.


WhatsApp   
NNT
89

LAINNYA

View All
Ruang UMKM
SISI LAIN
View All
Ketika Kebaikan Menular : Malam di Mana Seorang Anak Dikelilingi Berkah yang Datang Bertubi-Tubi

INSPIRASI 31 Mei 2026

‎GoKLIK - Limboto.| Ada satu hal yang sering terlupakan di tengah hingar bingar ramainya hari kehidupan modern, kebaikan memiliki cara unik untuk menularkan efek dominonya. Ia bergerak dari...


Selengkapnya...
NNT
466
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Follow Us
VIDEO
View All

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

VIDEO 19 November 2025
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?

Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved. By

Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved. By