BERITA, PEMERINTAHAN

Keluhan Layanan Cetak KTP di Kabgor Menumpuk Murni Akibat Ketiadaan Tinta

GoKLIK Kab. Gorontalo. Penumpukan antrean permintaan cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Gorontalo yang kini disoroti oleh kalangan masyarakat yang menilai masalah layanan administrasi kependudukan tersebut sering berulang.

Faktanya hambatan ini bukan karena ketiadaan blangko, atau kesengajaan untuk tidak mengoptimalkan kinerja petugas, melainkan murni disebabkan habisnya persediaan tinta cetak yang menjadi komponen utama dalam proses produksi KTP.

Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Gorontalo, Muhtar Nuna, saat dimintai tanggapan oleh media ini pada Rabu (24/9/2025). Diakui oleh Kadis Muhtar bahwa benar saat ini pihaknya mengalami kendala layanan cetak fisik KTP. Meskipun KTP tidak dikategorikan sebagai urusan wajib atau layanan dasar pemerintah daerah, namun keberadaan dokumen ini tetap menjadi syarat pokok masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan publik, termasuk kebutuhan primer.

“Ketiadaan tinta cetak ini bukanlah keinginan kami sebagai instansi teknis. Kondisi ini murni karena keterbatasan pembiayaan dalam pengadaannya,” jelas Kadis Muhtar.

Menurutnya, pihak Disdukcapil telah berulang kali mengajukan kebutuhan anggaran pengadaan tinta melalui mekanisme perencanaan dan prosedur penganggaran. Namun, alokasi yang diterima tidak sebanding dengan lonjakan kebutuhan permohonan layanan cetak KTP yang diminta.

“Blangko kami tersedia dan cukup, tetapi tinta cetak sudah habis. Itulah sebabnya pelayanan pencetakan KTP belum bisa kami penuhi,” tegasnya.

"Bupati Sofyan Puhi pun telah menaruh perhatian tegas terhadap hal ini, bahkan telaahan kebutuhan layanan cetak KTP telah didisposisi oleh beliau, hanya saja mungkin karena efisiensi dan kebijakan penganggaran sehingga diperubahan anggaran APBD 2025 ini kami tidak mendapatkan tambahan anggaran untuk pengadaan tinta cetak KTP." ungkapnya.

Muhtar juga merinci kebutuhan anggaran untuk mendukung layanan tersebut. Satu botol tinta cetak KTP dengan kapasitas produksi sekitar 500 keping membutuhkan biaya Rp4,3 juta. Berdasarkan proyeksi kebutuhan hingga akhir tahun anggaran ini, sedikitnya 20 botol tinta diperlukan agar permintaan masyarakat dapat dimaksimalkan terlayani.

“Kami sudah melakukan perhitungan kebutuhan. Namun, karena keterbatasan pembiayaan, kami tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Kondisi ini sekaligus menegaskan bahwa hambatan layanan KTP di Kabupaten Gorontalo bukanlah akibat kelalaian teknis, melainkan faktor keterbatasan anggaran yang belum dapat mengakomodasi kebutuhan operasional pelayanan administras kependudukan tersebut.

WhatsApp   
NNT
421

LAINNYA

View All
Ruang UMKM
SISI LAIN
View All
Ketika Kebaikan Menular : Malam di Mana Seorang Anak Dikelilingi Berkah yang Datang Bertubi-Tubi

INSPIRASI 31 Mei 2026

‎GoKLIK - Limboto.| Ada satu hal yang sering terlupakan di tengah hingar bingar ramainya hari kehidupan modern, kebaikan memiliki cara unik untuk menularkan efek dominonya. Ia bergerak dari...


Selengkapnya...
NNT
611
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?
Follow Us
VIDEO
View All

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

VIDEO 19 November 2025
Advertisement
Mau berlangganan Iklan?

Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved. By

Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved. By