GoKLIK - GORONTALO. Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie, menyempatkan waktu disela aktifitas tugas kedewanan untuk memenuhi permintaan Ludin Olii bersama Ruslan Tatu untuk dapat berdialog dengan komunitas Warkop di kawasan Bawah Menara Limboto sebagai ruang diskusi terbuka bersama Komunitas Warung Kopi Emi (Warem), Senin (15/12/2025). Di hadapan pengunjung warung kopi yang majemuk dan multi profesi tersebut mulai dari politisi, pekerja formal hingga nonformal. Rusli Habibie membuka percakapan santai namun sarat isu strategis terkait dinamika politik, dari persoalan daerah hingga arah politik nasional. Kunjungan tersebut dilakukan Rusli Habibie usai melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di SMA Negeri 1 Limboto. Menurutnya, undangan yang disampaikan tokoh masyarakat Ludin Olii menjadi alasan kuat untuk memenuhi pemintaan publik ini. “Terima kasih atas antusiasme teman-teman komunitas warung kopi. Setelah agenda pagi tadi, saya putuskan memenuhi permintaan ini, sekadar berdialog dan ngopi bersama,” ujar Rusli Habibie membuka pertemuan. Didampingi Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Y. Usira, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo yang baru terpilih Iskandar Mangopa, serta jajaran staf ahli, Rusli Habibie menegaskan bahwa dialog semacam ini penting untuk mendengar suara masyarakat tanpa sekat formal. Menyusul kemudian Wakil Gubernur Gorontalo yang juga Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo, Dra. Idah Syahidah Rusli Habibie, yang ikut membersamai pertemuan dan menyimak jalannya diskusi.
Dalam sesi dialog, Rusli Habibie memaparkan sejumlah capaian kebijakan yang menurutnya lahir dari konsistensi politik dan keberpihakan pada kebutuhan dasar rakyat. Ia menyinggung perjuangan panjang memastikan pasokan listrik bagi Gorontalo, termasuk Kecamatan Pinogu sebagai wilayah terluar. “Ini bukan kerja instan. Kita dorong bertahun-tahun sampai akhirnya Pinogu bisa menikmati listrik seperti daerah lain,” ungkapnya.
Isu tata kelola sumber daya air juga menjadi sorotan. Rusli Habibie menjelaskan bahwa pembangunan Bendungan Bulango Ulu merupakan bagian dari strategi jangka panjang. Proyek tersebut, katanya, ditargetkan rampung pada 2026 dan akan multi fungsi,mulai dari irigasi pertanian, pengendalian banjir, hingga penopang ketahanan pangan. “Politik anggaran harus berpihak pada keberlanjutan, bukan sekadar proyek jangka pendek,” tegasnya.
Diskusi kemudian menghangat ketika isu-isu politik nasional dibawa ke meja warung kopi. Menanggapi pertanyaan Irfan Angge soal kebijakan Hutan Tanaman Industri (HTI), Rusli Habibie menekankan perlunya keseimbangan antara investasi dan perlindungan ruang hidup masyarakat. Sementara terkait antrean solar subsidi yang ditanyakan Andris Entengo, ia menilai persoalan tersebut tak bisa dilepaskan dari tata kelola distribusi dan pengawasan yang harus diperketat, termasuk peran pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Isu sistem kepemiluan menjadi penutup dialog yang paling menyita perhatian. Rusli Habibie menjelaskan dinamika pasca putusan Mahkamah Konstitusi, mulai dari pemisahan pemilu nasional dan lokal, wacana sistem proporsional tertutup, hingga kemungkinan konversi pilkada ke lembaga legislatif. Ia menegaskan bahwa sinyal akan hal tersebut menguat namun sebelum menjadi sebuah produk undang undang semua opsi harus dikaji dengan hati-hati. “Prinsipnya, jika menyimak pesan Presiden Prabowo bahwa demokrasi dan pemilu jangan lagi berbiaya mahal dan membebani keuangan negara,” jawabnya.
Hal menarik kemudian menyeruak didepan publik, saat Ludin Olii selaku penggagas pertemuan dengan tegas menyampaikan pendapat politis yakni mengapresiasi atas kesediaan Rusli Habibie selaku pejabat publik yang berani dan mau bertatap muka berdialog dengan warga lintas kalangan tidak terkecuali dengan para politisi yang berbeda sikap politiknya sekalipun, menurut Ludin Olii ini adalah sifat dan karakter yang hanya dimiliki oleh politisi yang hobi berdiskusi dengan politisi lintas partai seperti Rusli Habibie. Ludin juga menyentil pejabat daerah yang enggan untuk berdialog meskipun keberadaannya tidak terlalu jauh dari lingkungan perkumpulan komunitas masyarakat walau hanya untuk bertegur sapa.
Berikut Ludin juga dengan tegasnya dihadapan Ketua DPD I Golkar Gorontalo Dra. Idah Syahidah dan Rusli Habibie mempertanyakan motivasi dan sikap Iskandar Mangopa yang baru saja didaulat menjadi ketua DPD II Golkar Kabgor, Apakah akan ikut bertarung pada pilkada Bupati Kabupaten Gorontalo kedepan nanti. Hal ini sontak menjadi pernyataan yang sontak memicu reaksi rasa penasaran pengunjung yang hadir.
Diakhir pernyataannya yang sekaligus menutup dialog siang itu Rulsi Habibie memberi penegasan bahwa "saat ini dirinya telah berkomitmen dengan dirinya akan mendesikasikan waktu amanah yang diberikan untuk memperjuangkan keperntingan rakyat Gorontalo yang telah memberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan Gorontalo di DPR RI. Selain itu juga melalui staf saya nanti akan memberikan sejumlah barang untuk Warkop Emi yakni Kipas Angin, Televisi dan Kulkas". Tutupnya mengakhiri dialog pagi menjelang siang itu.
WhatsApp
facebook
INSPIRASI 31 Mei 2026
‎GoKLIK - Limboto.| Ada satu hal yang sering terlupakan di tengah hingar bingar ramainya hari kehidupan modern, kebaikan memiliki cara unik untuk menularkan efek dominonya. Ia bergerak dari...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 