GoKLIK - Kab. Gorontalo.| Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo menggandeng Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo untuk meosialisasikan Gebyar Kurasi UMKM Tahun 2026 sekaligus digitalisasi sistem pembayaran transaksi bagi pelaku UMKM. Kegiatan ini menjadi upaya konkret pemerintah daerah dalam mendorong UMKM lokal naik kelas, lebih tertata, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.
Sosialisasi yang digelar di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo, Rabu (21/1/2026), secara resmi dibuka oleh Asisten II Setda Kabupaten Gorontalo, Romi Sahrain. Momentum ini mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Mewakili Disperindag Kabupaten Gorontalo, Sekretaris Dinas, Ibu Sri Nur Maimun Laya, dalam pengarahannya menyampaikan bahwa Gebyar Kurasi UMKM tidak sekadar seleksi usaha, melainkan proses pembinaan untuk meningkatkan kualitas produk, kemasan, legalitas, serta kesiapan manajemen UMKM agar mampu terhubung dengan pasar dan lembaga keuangan. Kurasi dipandang sebagai pintu masuk strategis bagi UMKM untuk berkembang secara berjenjang.
Sementara, Hosiana selaku Unit Sistem Pembayaran Bank Indonesia memaparkan perkembangan transaksi QRIS di Gorontalo yang terus meningkat. Tercatat sekitar 148 ribu merchant QRIS dengan 133 ribu pengguna, serta nilai transaksi mencapai kurang lebih Rp143 miliar per bulan, menunjukkan bahwa sistem pembayaran digital telah menjadi kebutuhan nyata bagi pelaku usaha.
Sementara itu, Asisten Manager UMKM BI, Sidik F. Sebban, menyampaikan bahwa Bank Indonesia juga menyiapkan dukungan melalui skema UMKM Binaan BI. Pelaku usaha akan dinilai oleh kurator untuk melihat kelayakan dan potensi pengembangan. Selain itu, peserta dibekali materi teknis pembuatan QRIS merchant yang disosialisasikan langsung oleh masing-masing perbankan agar UMKM dapat segera menerapkan transaksi non-tunai secara aman dan mudah.
Melalui Kurasi UMKM 2026, Disperindag Kabupaten Gorontalo menargetkan seleksi Top 50 UMKM pada tahap awal, lalu menjaring Top 20 UMKM terbaik yang akan ditetapkan sebagai UMKM Binaan Bank Indonesia. Program ini diharapkan menjadi pengungkit nyata agar UMKM Gorontalo naik kelas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.
WhatsApp
facebook
POLITIK 09 Desember 2025
GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 