GoKLIK – Limboto.| Sejumlah catatan strategis dan rekomendasi kritis dari kalangan mahasiswa, Pemuda dan Publik kini berada di tangan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Sekretaris Daerah Sugondo Makmur menegaskan, sedikitnya lima poin penting menjadi fokus evaluasi usai dirinya mengikuti dialog publik refleksi satu tahun kepemimpinan Sofyan–Toni.
Hal tersebut disampaikan Sugondo kepada awak media usai menjadi panelis mewakili pemerintah daerah dalam diskusi publik yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dalam rangka Harlah ke-66 PMII, Sabtu malam (18/4/2026) di Hantaleya Cafe.
Rekomendasi pertama yang dikantongi adalah penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah saat ini. Sekda merangkum penilaian publik dan panelis lainnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer pusat, sehingga potensi pendapatan, termasuk dari sektor pajak dan kontribusi perusahaan, harus dimaksimalkan dengan pengawalan bersama, termasuk oleh kalangan pemuda.
Poin kedua menyangkut penegasan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Forum publik menegaskan dan meminta pemerintah untuk lebih tegas dalam menata ASN, terutama terhadap aparatur yang tidak menjalankan tugas dengan baik atau tidak sejalan dengan visi-misi kepala daerah.
“Ke depan kita akan lebih berani mengambil langkah, termasuk membuka secara transparan jika ada ASN yang tidak bekerja optimal atau melanggar,” tegas Sugondo yang mengulang penyampaian kritis publik pada diskusi tersebut.
Rekomendasi ketiga berkaitan dengan penataan UMKM agar lebih tepat sasaran. Forum pun meminta agar bantuan dan program pemberdayaan tidak boleh lagi didasarkan pada kepentingan tertentu, melainkan harus benar-benar menyasar pelaku usaha yang memenuhi kriteria dan disesuaikan dengan kebutuhan riil pelaku UMKM, jangan lagi dibuat penyeragaman jenis kebutuhan bantuan.
Selanjutnya, poin keempat adalah mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan ekonomi daerah. Sugondo menyebut, jika terdapat sektor yang belum dimaksimalkan oleh perangkat daerah, maka pemuda siap dilibatkan dan pemerintah akan memfasilitasi kolaborasi tersebut.
Adapun poin kelima menyasar pada percepatan realisasi janji-janji politik, khususnya dalam penurunan angka kemiskinan, peningkatan penyerapan tenaga kerja, serta perbaikan infrastruktur dan layanan publik yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Sugondo menegaskan, seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi serius baginya dan pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi program ke depan. “Ini bukan sekadar menjawab kritik, tetapi memastikan pembangunan berjalan lebih tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Lebih lanjut, Sugondo menambahkan bahwa seluruh rekomendasi yang dihimpun dari forum tersebut akan dijembatani olehnya sebagai bagian dari perangkat daerah untuk kemudian dilaporkan kepada kepala daerah selaku pimpinan pemerintahan. Menurutnya, langkah ini penting agar setiap masukan yang berkembang di ruang publik dapat terakomodasi dalam pengambilan kebijakan ke depan.
WhatsApp
facebook
POLITIK 09 Desember 2025
GoKLIK GORONTALO. Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka rangkaian pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Selasa...
Selengkapnya...Copyright © GoKLIK.CO.ID
All Rights Reserved.
By 
Copyright © GoKLIK.CO.ID | All Rights Reserved.
By 